REI Bali Gelar Diskusi Panel
Para pengusaha properti yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Bali, Rabu (13/4) kemarin, menyelenggarakan diskusi panel. Kegiatan ini bertujuan mencari solusi atas permasalahan yang masih dihadapi REI Bali dalam mensinergikan pembangunan daerah. Kegiatan tersebut digelar serangkaian Musda VII REI Bali bertempat di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur.
Dalam gelar diskusi panel tersebut, menghadirkan kepala daerah dari daerah Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (SARBAGITA). Dimana untuk Walikota Kota Denpasar diwakilkan oleh Kepala Dinas Tata Ruang Kota Denpasar, Ir. Made Kusuma Diputra, MT.
dan untuk Bupati Badung diwakili oleh Kadis PU Cipta Karya Badung.
Ketua Panitia, Wayan Suantra, mengatakan diskusi tersebut membahas tiga topik permasalahan dengan mengundang unsur pemerintah daerah kabupaten kota se-Bali, desa pakraman dan pihak swasta di Denpasar.
''Diskusi tersebut bertujuan memecahkan masalah dalam mensinergikan pembangunan Bali lewat para pengembang yang tergabung dalam REI dengan pemerintah daerah dan desa pakraman, sekaligus bertujuan mengangkat kearifan lokal Bali,'' ungkapnya.
Tiga topik yang dibahas dalam diskusi panel tersebut, menurut Suantra, di antaranya sinergi desa pakraman dan REI dalam pembangunan dan pengembangan permukiman di Bali dengan menghadirkan panelis MUDP Bali, MMDP se-Bali serta bendesa pakraman Denpasar, kebijakan pemerintah daerah dalam perencanaan dan penerapan kawasan terpadu perumahan dan permukiman di Bali yang mengundang unsur pemerintah daerah kabupaten kota se-Bali, serta dukungan infrastruktur pembiayaan perpajakan sektor properti dengan menghadirkan pihak swasta termasuk satker PSDPU, PLN, PDAM, BPN dan Pajak.